Senin, 25 Juni 2012

SEJARAH STIE PGRI


SEJARAH STIE PGRI SUKABUMI
 
 STIE PGRI SUKABUMI
Berdiri pada tanggal 14 Agustus 1993, dengan program studi yang dibuka adalah Diploma Tiga Jurusan Manajemen Keuangan Perbankan
Pada tahun 1994 membuka jurusan baru dengan program diploma tiga yaitu akuntansi
Tahun 1995 keluar SK izin operasional dari Mendikbud

SK.DIPLOMA III
NOMOR               : 087/D/O/1995
TANGGAL            : 06 Nopember 1995
Ketua                    : Drs. H. Momo Tresnawisesa

Seiring tuntutan masyarakat sukabumi untuk menyekolahkan putra putrinya ke jenjang yang lebih tinggi, maka STIE PGRI Sukabumi tahun 1999 membuka program Studi S1/Sarjana.
Atas prakarsa dan keinginan yang kuat dari para pendiri PGRI, maka pada tanggal 9 Nopember 1999 keluarlah SK.Dikti

SK. PROGRAM SARJANA
SK. DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS RI
NO. 445/DIKTI/KEP/1999
TANGGAL : 09 Nopember 1999
Ketua : Drs. Herman Gurnawijaya

STIE PGRI sukabumi tahun 2009 genap berusia 16 tahun, dengan mengantongi status terakreditasi dari BAN-PT untuk dua jurusan akuntansi S1 dan manajemen S1 dengan nomor:
1.       AKUNTANSI S1                  : 020/BAN PT/Ak-X/S1/XII/2006
2.       MANAJEMEN                    : 021/BAN PT/Ak-X/S1/XII/2006

GEDUNG STIE PGRI SUKABUMI
1.       TAHUN 1993-2001, JLN.PGRI NO. 07 SUKABUMI
2.       TAHUN 2001-2004, JL.R.SYAMSUDIN SH NO. 55 KOTA SKABUMI
3.       TAHUN 2004-2008, JL.KARAMAT NO.55 KOTA SUKABUMI
4.       TAHUN 2008-2011, JL.R.H.DIDI SUKARDI NO.12 KOTA SUKABUMI
5.       TAHUN 2011-SEKARANG, JL,CIKONDANG

KETUA STIE PGRI SUKABUMI
1.       Drs. H. momo Tresnawisesa                                                       (1993-1994)
2.       Drs. Misbah Almunir                                                                   (1994-1995)
3.       Drs. Vredi Kastam Marta                                                           (1995-1998)
4.       Drs. Herman Gurnawijaya                                                           (1998-2000)
5.       Drs. R.Oe.Goenawan Dj                                                              (2000-2004)
6.       Drs.H. Herman Gurnawijaya MSi                                               (2004-2008)
7.       Agus Sobar SE.MM                                                                     (2008-2013)

Lulusan
Pada tahun 2008 STIE PGRI sukabumi telah mewisuda sarjana yang ke-6 jumlah mahasiswa STIE PGRI Sukabumi saat itu berjumlah kurang lebih 600 orang yang terdiri dari kelas reguler dan karyawan.
Untuk memenuhi kebutuhan karir dan menfasilitasi masyarakat yang memilliki waktu luang yang terbatas (khususnya karyawan) untuk melanjutkan pendidikan kejenjang sarjana (S1) maka STIE PGRI sukabumi membuka kelas karyawan.

Senin, 11 Juni 2012

ruang lingkup manajemen keuangan

RUANG LINGKUP MANAJEMEN KEUANGAN
Pengertian Manajemen Keuangan:
Meliputi semua aktivitas perusahaan yang bersangkutan dengan usaha untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan beserta usaha untuk menggunakan dana dengan cara yang paling efisien.
Manajemen Keuangan atau sering disebut pembelanjaan dapat diartikan sebagai semua aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha-usaha mendapatkan dana perusahaan dengan biaya yang murah serta usaha untuk menggunakan dan mengalokasikan dana tersebut secara efisien.
Berbagai macam pengertian pembelanjaan
§  Pembelanjaan Aktif.
       Adalah bagaiman menggunakan dan mengalokasikan dana yang telah diperoleh tersebut dengan cara yang paling efisien
§  Pembelanjaan Pasif.
       Adalah usaha–usaha yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh dana.
§  Pembelanjaan pasif , dibagi menjadi:
·        kuantitatif (jumlah), penentuan besar atau jumlah modal yang akan dibutuhkan.
·        kualitatif (macam), penentuan jenis/macam modal yang akan digunakan.
Pembelajaan ditinjau dari sumber dana
1. Pembelanjaan dari luar (external financing)   
a.       Pembelanjaan sendiri (equity financing), dana yang berasal dari pemilik, peserta/pengambil bagian/pemegang saham.
b.       Pembelanjaan Asing (debt financing), dana yang berasal dari kredit bank, asuransi.
2. Pembelanjaan dari dalam (internal financing)
a.      Pembelanjaan intern, penggunaan laba, penggunaan cadangan untuk digunakan sebagai modal
b.     Pembelanjaan intensif, penggunaan penyusutan aktiva tetap yang masih belum digunakan untuk menganti aktiva yang lama.
Tujuan Manajemen Keuangan
    Adalah untuk memaksimalkan profit atau keuntungan dan meminimalkan biaya (expens atau cost) guna mendapatkan suatu pengambilan keputusan yang maksimum, dalam menjalankan perusahaan kearah perkembangan dan perusahaan yang berjalan atau survive dan expantion.


Fungsi manajemen keuangan
    Terdiri dari tiga keputusan utama yang harus ditingkatkan oleh suatu perusahaan yaitu keputusan Investasi, keputusan Pendanaan dan keputusan Deviden.
    Masing-masing keputusan harus berorientasi pada pencapaian tujuan perusahaan dan kombinasi ketiganya akan memaksimalkan nilai perusahaan.
¨     Keputusan Investasi
Keputusan yang diambil oleh manajer keuangan dalam mengalokasikan dana ke dalam bentuk-bentuk investasi yang akan mendatangkan keuntungan dimasa yang akan datang.
Keputusan investasi ini akan tergambar dari aktiva perusahaan, dan mempengaruhi struktur kekayaan yaitu perbandingan antara current assets dengan fixed assets.
¨     Keputusan Pendanaan
    Keputusan Pendanaan ini sering disebut sebagai kebijakan struktur modal. Pada keputusan ini manajer keuangan dituntut untuk mempertimbangkan dan menganalisis kombinasi dari sumber-sumber dana yang ekonomis bagi perusahaan guna membelanjai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kebutuhan usahanya.
¨     Keputusan Deviden
    Deviden merupakan bagian dari keuntungan suatu perusahaan yang dibayarkan kepada para pemegang saham.  Keputusan deviden adalah keputusan manajemen keuangan dalam menentukan besarnya proporsi dana yang akan disimpan di perusahaan sebagai laba ditahan untuk pertumbuhan perusahaan. Seperti keputusan pendanaan, keputusan deviden ini akan mempengaruhi struktur modal maupun struktur finansial.
Tanggung Jawab Manajemen Keuangan
    Tugas utama manajer keuangan yaitu membuat planning tentang pengadaan dan pengalokasian dana guna memaksimumkan nilai perusahaan. Dimana didalamnya menyangkut kegiatan sebagai berikut :
l  Peramalan dan Perencanaan
l  Keputusan Investasi dan Pembiayaan
l  Pengkoordinasian dan pengendalian
l  Interaksi dengan pasar modal
Modal dalam perusahaan
   Modal merupakan kumpulan dari barang-barang modal, yaitu semua barang yang ada dalam rumah tanggaperusahaan dalam fungsi produktifnya untuk membentuk pendapatan.  Jadi yang dimaksud dengan modal bukan hanya uang saja termasuk juga aktiva yang ada dalam perusahaan, yang digunakan untuk menjalankan operasi perusahaannya.   
    Pada hakikatnya masalah Manajemen Keuangan adalah menyangkut masalah keseimbangan keuangan di dalam perusahaan. 
    Dengan demikian manajemen keuangan berarti mengadakan keseimbangan antara aktiva dengan pasiva yang dibutuhkan, beserta mencari susunan kualitatif dari aktiva dan pasiva tersebut dengan sebaik-baiknya.
    Keseimbangan antara aktiva dengan pasiva ditunjukan sebagai berikut :
ú  Struktur Kekayaan (Assets Structure
ú  Struktur Modal (Capital Structure)
ú  Struktur Keuangan (Financial Structure)
Pedoman atau aturan struktur keuangan dalam hubungan antara struktur keuangan dan struktur kekayaan adalah sebagai berikut:
1. Struktur Keuangan Konservatif Vertical, memberikan batas keseimbangan yang harus dipertahankan oleh suatu perusahaan mengenai besarnya modal asing dan modal sendiri
2. Struktur Keuangan Konservatif Horizontal, memberikan batasan keseimbangan yang harus dipertahankan oleh suatu perusahaan mengenai besarnya modal sendiri dengan besarnya aktiva tetap ditambah persediaan pengaman.
    Berdasarkan asumsi bahwa manajemen keuangan yang sehat pada suatu perusahaan seharusnya dibangun atas dasar modal sendiri.
    Modal sendiri adalah modal yang tahan terhadap resiko, maka aturan keuangan menetapkan bahwa besarnya modal asing dalam keadaan bagaimanapun tidak boleh melebihi besarnya modal sendiri yaitu angka perbandingan antara jumlah modal asing dengan modal sendiri tidak boleh melebihi 1:1.
PT. YUYAYU
Ilustrasi dari struktur keuangan perusahaan
Dari neraca dapat dihitung struktur kekayaan, struktur keuangan dan Struktur modal sebagai berikut:
Struktur Kekayaan            =  Aktiva Lancar : Aktiva  Tetap
dalam artian absolute                   =  16 : 24
     dalam artian relative            =  40% : 60%
Struktur Keuangan                   =  Modal Asing : Modal Sendiri
    dalam artian absolute                =  15 : 25
    dalam artian relative             =  37.5% : 62.5%
 Struktur Modal                            =  Pinjaman Jk Panjang:Modal Sendiri
    dalam artian absolute                =  10 : 25
    dalam artian relative             =  28.57% : 71.43%

Laporan Keuangan
Untuk membahas Manajemen Keuangan tidak bisa terlepas dari laporan keuangan, oleh karena itu perlu pembahasan singkat mengenai laporan keuangan. Laporan Keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang meliputi 2 laporan utama yakni : Neraca dan Laporan Rugi-Laba.
Laporan Keuangan disusun dengan maksud untuk menyediakan informasi keuangan suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan di dalam mengambil keputusan.
    Neraca adalah laporan yang menunjukan posisi keuangan suatu perusahaan pada saat tertentu.
   Neraca mempunyai dua sisi, sisi debet menunjukan posisi kekayaan perusahaan (aktiva) yang terdiri dari aktiva lancar dan aktiva tetap.
    Pada sisi kredit atau pasiva menunjukan sumber kekayaan perusahaan yang terdiri dari dua sumber yakni hutang dan modal.
Penggolongan Biaya
    Untuk bahasan ini penggolongan biaya hanya akan disajikan kedalam dua jenis yaitu :
 1.Berdasar Fungsi Pokok Perusahaan, mengacu pada fungsi pokok perusahaan, maka biaya juga dipisah mengikuti fungsi tersebut yakni,
~ Biaya Produksi, adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk selesai, biaya ini dikeluarkan oleh departemen produksi yang terdiri dari, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik.
~ Biaya Non Produksi, merupakan biaya yang dikelurkan oleh perusahaan selain biaya produksi (Biaya Operasi) terdiri dari, biaya pemasaran, biaya administrasi dan umum.
2. Berdasar Perilaku Biaya, berdasarkan perilakunya yang dihubungkan dengan satuan kegiatan, maka biaya dapat dipisahkan kedalam :
~ Biaya Variabel, adalah biaya yang jumlahnya berubah - ubah dan perubahannya  proporsional dengan satuan kegiatan.
~ Biaya Tetap, adalah biaya yang jumlahnya tetap tidak terpengaruh oleh perubahan suatu kegiatan.
~ Biaya Semi Variabel, adalah biaya yang jumlahnya berubah-ubah tetapi perubahannya tidak proporsional dengan satuan kegiatan.

pengantar manajemen

PENGANTAR MANAJEMEN
BUKU SUMBER :               1. Manajemen Karangan                              : James AF Stoner
                                                2. Pengantar Manajemen                            : Sri Wilujeng SP
                                                3. Manajemen                                                  : T. Hani Handoko


PENGERTIAN
·         Kata to manage : adalah suatu seni untuk membuat perencanaan, strategi perencanaan, membuat dan mengorganisasikan organisasi dan membuat pendekatan serta pengarahan kepada organisasi dan orang-orang serta mengontrol hasil-hasil yang dicapai dari rencana yang sudah ditetapkan

MANAJEMEN PERSONAL
·         Personal  > Rencana > Skala Prioritas > do it
·         Rencana (Schedule/Daftar)

SIKLUS MANAJEMEN SEDERHANA
Personal > Rencana > Skala Prioritas > Do it > Kontrol/Hasil > Evaluasi > Rencana
BAGAN SKALA PRIORITAS
(memilah dan memilih)
o   Urgan
o   Not Urgan
o   Important
o   Not Important


John C. Maxwell
(101 Teknik Kepemimpinan)
Manusia Biasa dan Manusia Luar Biasa
1.       orang yang hari sama dengan lima tahun yang lalu
2.       orang yang hari ini lebih baik dari lima tahun yang lalu
Type orang no 1 selalu menyalahkan lingkungan
Type orang no 2 selalu memperhatikan perkembangan kepribadian atau leadership

PANDANGAN ISLAM
Agama islam sependapat bahwa manusia luar biasa didalam islam adalah Nabi Besar Muhammad SAW
Hadist Nabi : Innamal Buistu Liutamima Ma Kaarimal Akhlak
“sesungguhnya kami ( Muhamad ) diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia”

SIKLUS ORANG BIASA DAN LUAR BIASA
Orang biasa :
Kerja > Dapat Upah > Istirahat > Kerja

101 Tekhnik Kepemimpinan
( Jhon C Maxwell)
Orang Luar Biasa
Kerja > Dapat Upah > Sampingan (manfaatkan waktu) > Istirahat > Kerja
Menurut Maxwell Ciri-Cirinya
1.       selalu berhubungan dengan tokoh yang di idolakan
2.       membaca buku-buku tentang kepemimpinan
untuk menjadi orang yang sukses kita harus menekan rasa egois, rasa malu dan harus percaya diri

FUNGSI MANAJEMEN
POAC : Planing, Organizing, Actuating and Controlling
(George R Tery)

POAC
1.       Planning               :sasaran, bagaimana cara, waktu dan siapa pelaksananya.
2.       Organizing           :mengalokasikan tugas yang disertai dengan pemberian wewenang,                                                                               menetapkan system organisasi
3.       Actuating             : rencana yang sudah di susun beserta pembagian tugas diperlukan kkomandan untuk menggerakan yang berwujud perintah, komunikasi, kepemimpinan dan nasehat.
4.       Controlling          : pekerjaan yang sedang berjalan dan hasil yang di capai perlu dinilai, penyimpangan perlu di cari penyebabnya.

SWOT/WOTS ANALYSIS
SWOT ANALYSIS : analisis untuk mengukur suatu produk atau jasa dari sebuah perusahaan.
·         Strength artinya Kekuatan
·         Weakeness artinya Kelemahan
·         Opportunity artinya Kesempatan
·         Treth artinya Ancaman

A.      PRIBADI
KEKUATAN         : Badan tinggi, pergaulan luas, wajah cakep, dana kuat, sarana lengkap
KELEMAHAN      : kurang percaya diri, egois, mudah tersinggung, susah bergaul
KESEMPATAN    : direktur bank, artis film, pengusaha, pialang saham/broker
ANCAMAN         : demontrasi ketatnya pengawasan, inflasi, terorisme, penjahat.

B.      PERUSAHAAN
KEKUATAN         : pemodal besar, jaringan internasional, standard internasional, sarana komunikasi lengkap.
KELEMAHAN      : system belum baku, personil terbatas, kantor tidak strategis,
KESEMPATAN    : nasabah lain pindah investasi, market yang luas, laba yang tinggi
ANCAMAN         : terorisme, persaingan tidak sehat, dana invetasi dari dna kejahatan

MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN
MANAJEMEN DAN LEADERSHIP > HAMPIR SAMA
MANAGER YANG EFEKTIF PASTI SEORANG PEMIMPIN YANG EFEKTIF
PEMIMPIN ADALAH FUNGSI PIKOK SEORANG MANAGER


TUGAS SEORANG MANAGER
tugas seorang manager tidak hanya memimpin (leading) tetapi juga merencanakan, mengoperasikan, mengorganisasikan dan mengendalikan dengan cara melakukan pengaturan dan perbaikan tindakan-tindakan personil

Pada dasarnya kepemimpinan juga berarti pengikut atau penurutan atau followship, dimana harus menemukan jawabannya dan memahami tentnag apa sebabnya seorang mengikut atau menurut atau kenapa seseorang akan mau menuruti kemauan orang lain yang akan dapat memenuhi keinginan dan kebutuhannya.
MOTIVASI
MOTIVATOR ARCH PATTON :
·         Tantangan dalam pekerjaan
·         Status / job
·         Dorongan mencapai kepemimpinan
·         Dorongan bersaing
·         Rasa takut
·         Uang
(Bartol : Sri Wilujeng SP : P Manajemen 154:2007) :
“Motivation is the force that energizes behavior, gives direction to behavior, and underlies the tendency to persist”
TEKNIK KHUSUS MOTIVASI
1.       Uang
Salah satu sarana paling tepat untuk memenuhi keinginan/kebutuhan tertentu
2.       Penguatan positif
Orang dapat di motivasi melalui penciptaan lingkungan kerja yang baik, dengan memuji prestasi yang baik serta mengeluarkan yang jelek yang menimbulkan hasil yang negative
3.       Partisipasi
Peningkatan kesadaran dan penggunaan partisipasi (keikutsertaan) orang, motivasi bila diikutsertakan dalam keputusan yang mempengaruhi mereka karena mereka ikut terlibat

MANAGERSHIP DAN LEADERSHIP
A.      Managership
1.       Lahir dari kelompok yang terorganisir
2.       Timbul setelah ada struktur organisasi yang menciptakan peranannya
3.       Ada beban kwalifikasi yang berkaitan dengan hal kemanajemenan
B.      Leadership
1.       Umumnya lahir dari kelompok yang tidak trorganisir
2.       Otomatis, mendadak dan struktur terbentuk belakang
3.       Jarang/tanpa beban kwalifikasi yang formal
DEFINISI
Leadership sebagai pengaruh seni atau proses mempengaruhi orang-orang sehingga mereka akan berusaha mencapai tujuan kelompok dengan kemauan dan antusias

UNSUR-UNSUR KEPEMIMPINAN
1.       Wewenamg/kekuasaan/proses memimpin
2.       Kemampuan memahami bahwa manusia memiliki motivasi yang bebeda dan situasi yang beda pula
3.       Kemampuan untuk bertindak dalam cara yang dapat menciptakan suasana yang tanggap danmenimbulkan motivasi
4.       Gaya kepemimpinan

GAYA KEPEMIMPINAN
1.       GAYA OTOKRATIS
Adalah gaya pemimpin yang mengomando dan mengharapkan kepatuhan yang bersifat dogmatis dan positif, serta kemampuan menahan atau memberikan ganjaran dan hukuman. (perusahaan produksi)
2.       GAYA DEMOKRATIS PARTISPATIF
Adalah gaya pemimpin yang senantiasa berkonsultasi dengan bawahan tentang tindakan dan keputusan yang diusulkan serta mendoorng adanya keikutsertaan bawahan (perusahaan jasa)
3.       GAYA BEBAS KENDALI
Adalah gaya yang tak banyak mengeluarkan kekuasaannya dengan memberikan kesempatan sebanak-banyaknya kepada bawahan untuk mandiri dalam pelaksanaan pekerjaan mereka (marketing)



KOMUNIKASI
SEBAGAI PENYAMPAIAN INFORMASI DARI PENGIRIM DIMANA INFORMASI ITU DAPAT DI PAHAMI OLEH SI PENERIMA


FUNGSI KOMUNIKASI
1.       Sarana memadukan aktivitas-aktivitas yang terorganisasi
2.       Sarana penyaluran masukan social kedalam system social
3.       Sarana untuk memodifikasi prilaku mempengaruhi perubahan dan memproduktifkan informasi
4.       Sarana untuk mencapai tujuan

TUJUAN KOMUNIKASI
Arti luas : untuk mengadakan perubahan untuk mempengaruhi tindakan dan untuk mencapai kesejahtraan perusahaan
Arti khusus :
1.       Menetapkan dan menyebarluaskan tujuan perusahaan
2.       Menyusun rencana untuk mencapai tujuan
3.       Mengorganisasi SDM dan sumberdaya lainnya dengan cara yang epektif
4.       Menyeleksi, dan menilai anggota administrasi
5.       Memimpin, mengarahkan, memotivasi dan menciptakan iklim yang menimbulkan keinginan orang untuk memberikan kontribusi
6.       Pengendalian prestasi

PROSES KOMUNIKASI
1.       Pengirim pesan (sender)
2.       Pengguna saluran untuk menyampaikan pesan
3.       Penerima pesan (receiver)

FUNGSI MANAJEMEN
“agar tujuan dapat tercapai dengan baik, perlu adanya kegiatan yang merupakn pelaksanaan fungsi manajemen”

KEGIATAN FUNGSI MANAJEMEN
1.       Perencanaan (planning)
2.       Penyusunan (organizing)
3.       Pengarahan (actuating)
4.       Pengawasan (controlling)

PLANING (perencanaan)
Setiap manajer haus membuat suatu rencana, apa sasarannya dan bagaiman cara mencapainya, selainmenjawab pertanyaan  apa dan bagaimana, juga mengapa, dimana operasi akan dilakukan, kapan mulai dan kapan selesai serta siapa pelaksananya

Rencana : hendaknya bersifat..
·         Rasional
Berdasarkan pemikiran dan perhitungan yang masak, tidak sekedar khayalan.
·         Fleksible
Luwes, cocok, dapat mengikuti keadaan, tempat dan waktu
·         Kontinyu
Terus menerus, dibuat dengan tahap-tahap sesui perkembangan, jadi tidak untuk seumur hidup

HAKIKAT PERENCANAAN
Sifat hakiki dari perencanaan dapat dilihat dari empat prinsip utama yaitu :
Kontribusi kepada tujuan dan sasaran, aspek primer dari perencanaan dan efisiensi rencana.

RENCANA
(sasaran dan cara)
·         Bagaimana struktur organisasinya
·         Bagaimana kualifikasi orang, kapan diperlukan
·         Bagaimana cara paling epektif untuk memimpin, mengarahkan orang
·         Menetapkan standaar pengendalian

TINGKATAN MANAJEMEN
·         TOP
·         MIDDLE
·         FIRST

Contoh susunan jabatan pada PT
Dewan komisaris /owner
1.       Komisaris utama
2.       Komisaris
Pengurus/pengelola
1.       Direktur utama
2.       Direktur
3.       Ass. Direktur
4.       Senior manajer
5.       Manajer
6.       Ass.. manajer
7.       Senior officer
8.       Pfficer
9.       Junior officer
10.   Clerk
11.   Non clerk :          a. OB
b. satpam
c. sopir


DIRUT / ASS. DIRUT
SENIOR MANAJER / ASS MANAGER
SENIOR OFFICER / CLERK


1.       FIRST LINE :                         senior officer
Officer – officer
2.       MIDDLE MANAGER :       senior manager
Manager
Ass. Manager – ass manager
3.       TOP MANAGER :              direktur utama
Direktur – direktur

FUNGSI MANAGER
Seorang manager yang bertanggung jawab hanya atas satu aktivitas organisasi seperti :
Manager keuangan
Manager SDM

GENERAL MANAGER
Seorang yang bertanggung jawab atas semua akivitas seperti produksi, penjualan dan lain-lain yang ada dalam suatu perusahaan

TINGKATAN MANAGER
(Robert L Khantz
1.       Technical Skill (First Line)
Kemampuan menggunakan prosedur, teknik dan kemampuan bidang khusus
2.       Human Skill (Middle Line)
Kemampuan untuk bekerja sama, memahami dan mamotivasi orang lain sebagai individu dalam kelompok
3.       Conceptual Skill (Top Manager)
Kemampuan untuk mengkoordinasi dan menginegrasi semua kepentingan dan aktivitas organisasi



MOTIVASI
“motivation is the force that energizes behavior, gives direction to behavior, anf underlines the tendency to persist” (Bartol : Sri Wilujeng : 154 : 2007)
Motivasi berhubungan erat dengan dorongan atau kekuatan yang berada dalam diri manusia, dan tidak terlibat dari luar.

JENIS MOTIVASI
a.       Motivasi positif, adalah merupakan dorongan terhadap karyawan yang dapat berupa misalnya : hadiah, pujian, insentif, piagam, dll.
b.      Motivasi negative, adalah dorongan terhadap karyawan atau bawahan yang biasanya berupa ancaman, hukuman ataupun sangsi-sangsi

RANTAI KEBUTUHAN, KEINGINAN DAN KEPUASAN (MOTIVASI)
Kebutuhan > menimbulkan > keinginan > Tensi > menimbulkan > tindakan > yang meghasilkan > kepuasan